berbagi cinta, berbagi cerita

novi khansa's posts with tag: .....

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag .....
Blog Entryterserah....Jun 9, '08 12:43 PM
for everyone
kenapa
pertanyaan itu-itu lagi

kenapa
masalah yang sama lagi

akankah kalian minta aku berteriak
kamu, kamu, dan kamu tak bisa mengerti aku dan hidupku...

akankah kalian minta aku menangis
kamu, kamu, dan kamu... tak akan tahu isi kepala dan hatiku...

Tolong
biarkan aku tenang

Tolong...
biarkan aku memilih...

Tolong,
jangan judge aku

aku lelah...
ketika berjuta solusi darimu tak menyelesaikan
aku lelah
ketika kamu, kamu, dan kamu terus bicara...

karena
sekali lagi...
kamu tak pernah mengerti.....
kamu tak tahu....

betapa kepala ini lelah
betapa hati ini enggan memuatnya lagi...
terserah...

aku kan tak perlu bicara
aku sedang berbuat apa
aku akan merencanakan apa

segala yang membuat gundahku memburu...
segala yang berdesakan di kepala....

terserah....


Blog Entrymanusia penuh kenangan 2May 17, '08 2:47 PM
for everyone

Versi 2

Saya manusia penuh kenangan. Apapun bisa menjadi kenangan bagi saya. Saya ingat jalan-jalan yang saya lalui bersama ayah. Motor tuanya juga ikut jadi kenangan. Saya pun ingat pernah kepergok di POM bensin saat diam-diam mengendarai motor ketika masih SMP. Ayah saya tak marah saat itu, justru dia membayarkan bensin yang saya beli. Kenangan akan ayah begitu banyak, meluber, hingga ketika melihat makamnya saya ingin tersenyum sekaligus menangis.

 

Saya pandangi benda itu. Ini adalah salah satu benda kenangan yang paling berharga bagi saya. ini adalah saksi ketika saya berada di tanah suci. Aaah, syahdunya, indahnya. Kemudian mata saya sampai pada sebuah foto. Foto saya dan teman-teman ketika kami rihlah. Kembali, memory itu terpampang di hadapan saya.

 

Hmmm, indahnya kenangan-kenangan itu. Sepertinya, kalau saya coba mengambil satu demi satu benda-benda itu, akan terekam dalam ingatan saya berbagai kejadian yang seolah baru kemarin terjadi.

 

Tiba-tiba pandangan saya sampai pada sebuah baju yang saya pajang di kamar. Baju ini adalah baju andalan saya. warnanya, bentuknya, ukurannya, semua saya suka. Pertama kali memakainya ketika ada pertemuan dengan teman-teman saya. Mungkin bagi orang ini bukanlah hal yang istimewa, tapi tidak bagi saya. Tapi, sayangnya baju yang bagus itu mengingatkan saya pada sebuah kejadian yang tak mengenakkan hati.

 

Satu-satu saya pandangi benda-benda di sekeliling saya. Mereka seperti berbicara kepada saya. Dari kejadian enak, lucu sampai sedih dan ingin saya lupakan.

 

Kemudian saya tersenyum, saya ambil baju penuh kenangan itu. Saya pakai dan saya berjalan menuju sebuah tempat. Tidak ada rasa apa-apa. Tidak mengingatkan apa-apa. Segalanya berjalan tanpa saya mengingat ketika saya pertama kali memakai baju itu.

 

Saya berlari, melompat, dan sampai pada banyak tempat. Tempat-tempat yang kemudian jadi kenangan bagi saya... Saya tertawa, menangis, terkejut, bahagia akan semua kenangan yang saya rasakan kembali.

 

Saya masih manusia penuh kenangan. Apapun akan selalu jadi kenangan buat saya. Apalagi, yang berkesan, kenangan-kenangan itu tak perlu saya ”panggil” karena akan muncul dengan sendirinya ketika saya melihat benda-benda kenangan.

 

Saya masih manusia penuh kenangan. Saya tak akan pernah berlari dari berbagai kenangan karena saya percaya di setiap kenangan akan tersimpan banyak sekali butir-butir hikmah...

 

Saya tetaplah manusia penuh kenangan. Saya menyimpan 2 folder kenangan. Di atas lemari hati saya ada folder kenangan indah, baik, bahagia, syukur.... Saya tahu saya tak boleh terus melihat masa lalu. Saya tahu itu. Tapi, dengan menaruhnya di atas lemari hati saya, saya ingin mengajarkan diri saya untuk bersyukur kepada-Nya.

 

Satu folder lagi saya letakkan di dalam lemari. Terpikir oleh saya, ingin mengubur atau bahkan membakarnya. Tapi, yang saya dapati adalah bau tak enak dari sisa pembakaran itu. Hmm, maka saya putuskan saja, kalau folder kenangan pahit, sedih, tidak enak, tetap saya simpan dalam lemari.

 

Saya biarkan di sana agar tak ada keinginan untuk membukanya. Tapi, saya yakin saya akan memerlukannya suatu saat nanti.

 

Benar saja, kemarin, ada kejadian yang mengingatkan saya pada sebuah kenangan. Emosi saya hampir terkuras saat itu hingga saya mengingat kejadian yang hampir mirip. Saya ambil folder kenangan itu... mengingat-ingat hingga saya tak lagi salah langkah.

 

Saya tetap manusia penuh kenangan.

 

Saya tahu... bergulirnya waktu tak hanya membawa pada satu sampai seribu kenangan indah, tapi memberikan satu hingga seribu kenangan pahit. Tapi, saya yakin dari sana saya mampu untuk belajar lebih dewasa.

 


Blog Entrymanusia penuh kenanganMay 17, '08 2:44 PM
for everyone

Versi 1

Saya adalah manusia penuh kenangan. Apapun bisa menjadi kenangan bagi saya. Ada benda kenangan, tempat kenangan, jalan kenangan, dan waktu-waktu penuh kenangan.

 

Saya ingat persis kejadian malam itu, ketika saya pun berusaha menghapus tiap jejak kenangan pahit. Harapan bahwa saya tak akan pernah mengingatnya.

 

Saya tak mampu lagi pandangi malam. Saya tak sanggup berjalan di sana. Saya tak bisa duduk tenang di bus itu. Saya tak berani memakai baju-baju itu. Saya biarkan saja sepatu yang saya pakai itu ada di kolong meja.

 

Saya manusia penuh kenangan. Dalam memory otak saya ada beribu-ribu macam kenangan. Ada kenangan indah, tapi terlalu banyak kenangan pahit. Kini kenangan pahit meminta porsi besar dalam hati saya. Dari hari ke hari saya kian tak sanggup menampungnya.

 

Saya mulai berjalan tanpa alas kaki. Baju-baju yang ada di lemari hanya beberapa yang bisa saya pakai. Semua jadi penuh kenangan dan tak ingin saya sentuh lagi.

 

Ketika saya berjalan melewati berbagai tempat yang akan membawa saya pada peristiwa kenangan, saya akan membelok atau memutar arah hingga akhirnya saya lelah.

 

Baju saya basah kuyup, kaki saya berdarah-darah. Saya tak tahu ingin berjalan ke mana. Saya hanya ingin membuang semua kenangan pahit dalam hati saya. Saya ingin berteriak kepada semua manusia yang menyisakan pahit dalam folder kenangan saya.

 

Satu demi satu hadir wajah-wajah penuh kenangan. Menatap saya dengan kasihan, hingga kemudian saya hampiri dan mendaratkan tamparan di wajahnya. Satu kali... dua kali hingga sepuluh kali.

 

Saya tak tahan, dan dapati tangan saya berlumuran darah. Sebuah bingkai foto pecah. Wajah seorang itu penuh dengan darah yang mengalir dari tangan saya.

 

Saya terdiam duduk. Meratap, mengingat, berbagai kenangan terpampang di depan mata saya. Sakiiiiit.... makin sakit hati saya.. Saya harap, tak ada lagi kenangan. Tak ada lagi sakit, tak ada lagi pahit.

 

Hingga  kemudian saya di bawa ke suatu tempat yang bukan lagi penuh kenangan. Rasa sakit kian hilang, tanpa ada sisa....

 

Saya menuju tempat terakhir, bukan sebuah tempat kenangan...


Blog EntryharapanMay 8, '08 12:51 PM
for everyone
teman,
bukan aku ingin pesimis...
atau memintamu untuk putus asa


aku tahu
harapan-harapan itu ada,

aku tahu
ada masa depan di sana

tapi jangan dulu kau tanam,
(harapan itu)

ketika segalanya
tak seiring pintamu

mencabutnya
bisa sangat menyakitkan...

apalagi ketika
pohon harapanmu
sudah mencapai bintang di langit...





untuk seorang teman...

Blog EntryCukup bagiku Allah May 3, '08 5:09 AM
for everyone
Cukup bagiku Allah
segalanya milik-Nya


tiada Tuhan selain Allah
cukup bagiku Allah...





© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help